Senin, 13 Juli 2009

Soil

Uugh....Tubuhku jadi asam
Akibat tangisan langit semalaman
Kini kian asam
Saat kau sebarkan UREA perlahan

Hanjriit.....
Tiap musim bertambah
Hingga mencapai tujuh *Kw per hektar
Pantas.....
Wajahku terasa kaku, retak dan mengeras

Kau jejali mulutku dengan sampah
Kau paksa aku menelan rangkaian senyawa beracun
Hingga **residu nya menggerogoti ragaku
kini ku mati dan impotent
Tak mampu membuat ASA mu menghijau
Hingga kembali kau jejali mulutku
Dengan literan senyawa-senyawa ***alkalis
Mikroba, cacing dan jasad renik yang lain tersingkir
Kalah bersaing dengan produk para bankir

Kalian tak sadar
Tlah jadikanku sampah peradapan
Untuk generasimu mendatang

* Kwintal
** Sisa / racun
*** Senyawa keras / Basa

"Lia..Pipit Mungil"

2 komentar:

Nanoq da Kansas mengatakan...

aku mau komentar, tapi gak berani. nanti kukirim puisi aja hehehe...

Lia Salsabila mengatakan...

waduh kenapa...???
gpp lagi silahkan aja berkomentar

ok tak tunggu puisinya...
makasih ya...udah mampir....